Warna Sprei Cepat Pudar? Perhatikan Cara Mencucimu!

Warna Sprei Cepat Pudar? Perhatikan Cara Mencucimu!

5410
0
SHARE
warna sprei cepat pudar

Warna sprei cepat pudar? Padahal baru beli 2 minggu lalu. Wah mungkin kamu harus cek lagi cara mencuci spreimu Sahabat Mapan! Yakin kamu sudah mencucinya dengan benar?

Kali ini Tima Arisan Mapan akan membantu kamu agar tidak mengulang kesalahan yang sama 😉 Jika kamu sudah membeli sprei baru lagi, coba simak yuk bagaimana cara mencegah warna sprei cepat pudar lewat 6 tips berikut!

1. Pisahkan Cucian Sprei Dengan Cucian Baju

Kenapa? Karena saat cucian sprei dicampur dengan cucian lain, ada kemungkinan serat katun panjang dari sprei akan berinteraksi dengan bulu-bulu halus dari bahan-bahan lainnya.

Hal ini beresiko memunculkan serat butir berbentuk bola-bola kecil yang menganggu pada permukaan sprei dan bed covermu. Nah, bola-bola kecil ini yang akan mengurangi kenyamanan tidur kamu. Dan buat yang kulitnya sensitif, bola-bola inilah yang membuat kulit gatal di malam hari.

2. Cara Merendam Sprei

Jangan merendam sprei terlalu lama! Merendam sprei terlalu lama akan membuat warna sprei jadi cepat luntur dan kusam. Selain itu juga bisa merusak lapisan yang lembut dari bed cover.

Lama waktu yang disarankan untuk merendam sprei adalah 30 hingga 45 menit. Jadi jangan lupa pasang timer atau alat pengatur waktu sebelum kamu meninggalkan rendamanmu yaa! Deterjen yang digunakan pun sebaiknya jangan kebanyakan. Air yang dipakai juga sebaiknya air dingin atau hangat, bukan air panas yaa.

3. Proses Pencucian

Setelah sprei dipisahkan dari jenis pakaian lain, ada 2 cara pencucian yang perlu kamu tau lho!

a. Mencuci Dengan Mesin Cuci

Mencuci sprei dengan mesin cuci dapat memudahkan pekerjaan kita. Dengan mesin cuci, proses pembilasan dan pengeringan tidak lagi diperlukan karena sudah bisa dilakukan secara otomatis di mesin cuci.

Hal yang harus diperhatikan dalam menggunakan mesin cuci adalah pastikan deterjen yang digunakan dalam keadaan terurai sebelum dimasukkan ke peralatan cuci Anda. Jika deterjen dituangkan langsung ke kain, kemungkinan akan menimbulkan bekas pada kain.

Itu sebabnya disarankan untuk menggunakan deterjen khusus mesin cuci yang relatif lebih lembut. Hal penting lainnya yang harus diperhatikan adalah saat mencuci cukup menggunakan putaran normal atau sedang.

Usahakan agar tidak menggunakan putaran yang terlalu kencang. Toh, sprei itu biasanya tidak terlalu kotor kan. Berikut ini rangkuman dua poin penting dalam mencuci sprei menggunakan mesin cuci:

• Pastikan deterjen sudah terlarut dalam air sebelum memasukkan sprei agar tidak memberi bekas pada kain sprei.

• Gunakan putaran sedang agar tidak merusak kain.

b. Mencuci Dengan Tangan (Manual)

Mencuci sprei dengan tangan punya kelebihannya sendiri dibandingkan dengan mesin cuci. Kita bisa lebih mengontrol proses pencucian agar tetap aman dan tidak merusak sprei kita.

Dalam mencuci sprei secara manual dengan tangan, jangan pernah menggunakan sikat. Penggunaan sikat akan benar-benar merusak serat kain sprei. Jika sudah merendam sprei / bed cover sebelumnya, cukup kucek perlahan saja. Selain itu saat pemerasan juga jangan terlalu kuat.

4. Proses Pembilasan

Jangan merasa cukup hanya dengan membilas sprei sekali saja. Lakukan pembilasan minimal 2 kali untuk memastikan sprei benar-benar bersih dari deterjen.

5. Keringkan Setelah Dicuci dan Dibilas

Keringkan sprei dengan cara diperas. INGAT! Memerasnya juga ngga boleh terlalu keras yaa! Karena tentu saja hal itu bisa merusak serat kain. Tak hanya itu, memeras terlalu kuat juga bisa bikin sprei gampang kusut.

6. Cara Jemur Sprei

Jangan menjemur sprei di bawah sinar matahari langsung. Paparan sinar ultraviolet dari matahari bisa membuat warna sprei menjadi kusam lho! Begini cara menjemur sprei agar warnanya lebih tahan lama:

Jemur sprei dengan posisi terbalik, untuk menjaga agar warna sprei pada bagian luar tidak cepat pudar.
Jangan menjemur di dalam ruangan. Pastikan kamu menjemur sprei di udara terbuka agar wangi spreimu tetap segar. Kondisi ruangan yang lembab dan tidak berangin akan membuat sprei menjadi bau apek.

7. Cara Menyetrika Sprei

Setelah sprei kering, ada baiknya jika kamu langsung menyetrika sprei tersebut. Gunakan panas yang sedang ketika menyetrika agar tidak merusak serat kain. Jangan lupa untuk menyetrika bagian belakangnya juga. Gunakan pewangi agar sprei menjadi wangi dan menghilangkan bau deterjen yang tersisa.

Gimana Sahabat Mapan? Udah ngga khawatir warna sprei cepat pudar lagi dong 🙂 Kan sudah tau tips dan triknya! Selain cara mencuci, kamu juga mesti perhatikan kualitas sprei yang kamu beli. Karena kalo kualitasnya ternyata memang tidak bagus, wajar saja kalo warnanya jadi cepat pudar.

Tenang, kalo sprei Kattun yang ada di Arisan Mapan kualitasnya sudah terjamin lho! Jadi, kamu ngga perlu galau kalau mau beli sprei baru berkualitas tapi juga ngga pengen ganggu pengeluaran bulananmu. Apalagi mulai bulan Juli 2019 Sprei Kattun memiliki Garansi Anti Luntur juga lhoo!

Jadi kalo sprei Kattun kamu luntur ketika kamu sudah mengikuti cara-cara mencuci di atas, kamu bisa ganti dengan sprei Kattun baru lho! Tapi baca dulu syarat dan ketentuannya yaa:

  1. Sudah mengikuti cara panduan cara pencucian yang baik & benar sesuai dengan yang sudah dikasih tau di atas yaa 😉
  2. Pengajuan klaim tukar baru bisa melalui Tiket Melati, baik di 1500127 atau menu Bantuan di aplikasi Mapan. Wajib mencantumkan tanggal terima dan bukti Foto atau video yang jelas yaa
  3. Luntur saat pencucian awal tidak termasuk dalam perhitungan komplain, karena ini merupakan hal yang wajar untuk membilas sisa-sisa zat lilin (proses waxing) pada saat proses produksi
  4. Kategori lunturnya adalah, luntur yang menempel di bahan dan merusak warna motif kainnya
  5. Tidak ada garansi untuk sobek & noda akibat kesalahan pengguna

Yuk mulai #RencanakandenganArisan #ArisanMapan untuk setiap kebutuhan rumahmu! Daftar jadi Ketua Arisan sekarang dan dapatkan keuntungan lain yang menantimu!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY