Ikut Arisan Barang Bisa Jadi Pahlawan?!

Ikut Arisan Barang Bisa Jadi Pahlawan?!

2992
0
SHARE
arisan barang

Didorong oleh kebutuhan untuk membeli barang, banyak banget masyarakat kita yang mengikuti arisan barang. Barang yang di-“arisan”-kan juga bermacam-macam, mulai dari beras, emas, sampai motor. Namun, maraknya arisan barang ini ternyata bisa meningkatkan peluang terjadinya hal-hal yang tak dinginkan lho!

Ingin menjadi pahlawan dengan membantu mereka agar terhindar dari hal yang tak diinginkan? Bisa kok! Menjadi pahlawan untuk membantu orang-orang di sekitar itu tidak sulit Sahabat Mapan. Kamu tak perlu repot-repot bikin kostum yang aneh-aneh, ajak mereka untuk memilih arisan barang yang sudah pasti aman dan dipercaya, seperti Arisan Mapan.

Kenapa Arisan Mapan? Karena sudah ada puluhan ribu orang yang mendaftar jadi anggota atau pun Ketua Arisan. Kantor cabangnya pun sudah ada sekitar 60an kantor yang tersebar di wilayah Jawa Bali. Keren yah!

Lewat Arisan Mapan, Sahabat Mapan juga sudah bisa membantu orang-orang di sekitarmu untuk mendapatkan penghasilan tambahan dan barang kebutuhan berkualitas dengan harga terjangkau lho! Nggak percaya? Coba baca blog yang keren ini!


Jadi Pahlawan, Siapa Takut?

Penulis:

Di postingan sebelumnya, gue udah nulis tentang Arisan Mapan. Konsepnya simple sih, sepintas kayak arisan biasa tapi hasilnya lebih dari itu.

Para anggota Arisan Mapan ini urunan per bulan atau per minggu untuk bisa beli sesuatu barang sesuai kesepakatan. Tiap grup bisa beli barang berbeda-beda, yang disediakan oleh PT RUMA yang bertugas sebagai induk Arisan Mapan se-Indonesia. Semakin banyak anggota, harga barang bakal makin murah. Asik ya?

Di setiap kelompok Arisan Mapan, bakal ada satu orang ketua. Nah, ketua ini biasanya gak cuma bertugas sebagai ketua doang. Rata-rata dari kelompok yang udah ada, ketua Arisan Mapan justru merupakan inisiator alias penggagas kelompok arisan tersebut.

Umumnya, ketua-ketua ini punya misi tersendiri yang bikin mereka mau jadi ketua dan bersusah payah mencari anggota kelompok. Ada yang pengen membantu sesama perempuan, ada yang pengen mendayagunakan ibu-ibu supaya gak nganggur, macem-macem deh.

Kisah perjuangan mereka bisa ditonton di Youtube, salah satunya kisah Ibu Wiwin asal Ciwidey Bandung yang kisahnya bisa disaksikan di sini. Berawal dari keinginan membantu sesama perempuan di kampungnya, Ibu Wiwin sekarang punya 20 kelompok arisan lebih.

Dengan mengajak ibu-ibu di kampungnya ikut Arisan Mapan, dia berhasil mengubah nasib kaum perempuan di kampungnya. Yang tadinya ibu-ibu hanya menggantungkan penghasilan dari suami, sekarang mereka bisa bisnis jualan kue, es, jus, dsb. Soalnya, Arisan Mapan memudahkan mereka beli oven, blender, mixer, dengan harga terjangkau.

Selain itu masih ada juga Tara, asal Salatiga yang mengumpulkan arisan dengan menunjukkan katalog door to door. Karena dia kenal komunitasnya dengan baik, dia pun bisa merekomendasikan barang sesuai kebutuhan tiap-tiap orang.

Nggak cuma lewat katalog. Tara juga menggunakan aplikasi Rumpi Mapan yang lebih gampang diakses. Menurut Tara, dia sering ditolak karena banyak yang nggak percaya. Inilah celah yang berusaha diisi oleh RUMA. Mereka kemudian bikin Tim Antar Mapan, yaitu layanan COD (cash on delivery). Ketua Arisan Mapan baru dibayar setelah barangnya selesai diantar.

Masih banyak kisah-kisah menarik lain dari para ketua Arisan Mapan ini. Semuanya terus terang, bikin gue terharu (asli bukan lebay). Untuk jadi seorang yang berguna dan bisa menggerakkan komunitas, ternyata nggak perlu pake cara yang super spektakuler. Dengan cara yang sederhana, niat yang tulus dan komitmen tinggi, kita bisa kok jadi pahlawan baru kayak Ibu Wiwin atau Tara!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY