Lepas dari Jeratan Kredit Berkat Arisan Mapan

Lepas dari Jeratan Kredit Berkat Arisan Mapan

9928
0
SHARE
lepas dari jeratan kredit
Simak kisah sukses para Ketua Arisan Mapan yang terbebas dari kredit.

Tidak bisa lepas dari jeratan kredit merupakan momok yang paling menakutkan bagi banyak orang. Apalagi buat mereka yang tidak pandai mengelola utang dan keuangan, bukannya membantu malah jadi semakin terbelit sama hutang. Setiap orang mungkin memiliki alasan masing-masing kenapa mereka cenderung lebih memilih berhutang untuk memenuhi kebutuhan pribadi maupun untuk pengembangan usaha. Dan yang paling sering menjadi korban hutang tentu saja mereka yang memiliki penghasilan pas-pasan dan tinggal di pelosok-pelosok desa.

Banyaknya jasa atau lembaga pemberi kredit yang semakin gencar berpromosi dan mempermudah prosedur kredit uang dan barang yang membuat sebagian warga tergiur. Apalagi kalau sudah ada iming-iming kemudahan dalam mendapatkan uang atau barang yang diinginkan tanpa jaminan, nggak pakai ribet, dan bisa cair dalam waktu 15 menit saja membuat hampir tak ada warga desa yang tak termakan rayuan maut tersebut. Jika mereka berhutang dengan jasa pemberi hutang seperti tukang kredit keliling atau rentenir, maka sudah bisa dipastikan harga yang harus mereka bayarkan akan menjadi berkali-kali lipat dari harga pokok hutangnya.  

Para Ketua Arisan Mapan ini dulunya pernah punya pengalaman tidak enak dengan tukang kredit. Beberapa dari mereka juga sempat tidak percaya dengan Arisan Mapan, namun setelah dijelaskan secara mendetail oleh tim Arisan Mapan dan mereka mencoba sendiri, lama kelamaan ketiga Ketua Arisan ini merasakan manfaat dan perbedaan Arisan Mapan dengan barang kreditan dari tukang kredit keliling. Yuk, simak kisah mereka di sini.

Menolong Warga Lepas dari Jeratan Kredit, Bonus Penghasilan Tambahan

Lepas dari jeratan kredit
Ibu Mariatul Kiptiyah, Ketua Arisan Mapan Kec. Wajak, Malang.

Namanya adalah Ibu Mariatul Kiptiyah, beliau adalah Ketua Arisan Mapan dari Kecamatan Wajak, Malang. Awalnya Bu Mariatul ini sangat antipati dengan Arisan Mapan karena memiliki pengalaman buruk. Beliau pernah ditipu dengan kredit keliling karena keluguan dan kepolosannya sebagai orang desa yang tidak begitu mengerti dengan cara menyicil barang. Namun setelah berkali-kali dijelaskan dan diyakinkan oleh tim Arisan Mapan, akhirnya sedikit demi sedikit rasa percaya Bu Mariatul timbul walaupun di masa awal mengikuti Arisan Mapan beliau pernah satu kali menggagalkan arisan karena takut ditipu lagi.

Setelah saya menjalankan Arisan Mapan, saya baru bisa merasakan manfaatnya. Saya bisa menolong lingkungan saya sehingga lepas dari jeratan kredit dan bisa mendapatkan barang idaman. Bonusnya, saya bisa memperoleh penghasilan tambahan yang hasilnya lumayan untuk membantu suami memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Terima kasih Arisan Mapan.”

Aktif Berorganisasi Sambil Membantu Warga Lepas dari Jeratan Kredit

lepas dari jeratan kredit
Rina Utama, Ketua Arisan Mapan Desa Gampengrejo, Kediri.

Rina Utama adalah seorang Ketua Arisan Mapan asal Kediri yang aktif di berbagai organisasi dan merupakan salah satu pengurus RW di desanya, Gampengrejo. Karena pernah ditipu oleh perusahaan yang mengatasnamakan kredit, Rina memiliki keinginan untuk membantu anggota organisasi yang kesulitan membeli barang secara tunai dan lepas dari jeratan kredit.

Suatu hari, Rina dikenalkan dengan Arisan Mapan melalui sebuah acara gathering yang diadakan oleh salah satu tim Arisan Mapan. Awalnya Rina juga tidak percaya dengan sistem beli barang melalui arisan karena maraknya penipuan dengan berbagai kedok dan takut menjadi korban penipuan tersebut. Tetapi setelah mendapat penjelasan mendalam mengenai konsep Arisan Mapan dan prosesnya, akhirnya Rina pun percaya bahwa Arisan Mapan buka penipuan. Saat itu juga Rina langsung memutuskan untuk bergabung menjadi Ketua Arisan Mapan.

Sejak menjadi Ketua Arisan Mapan, saya jadi semakin aktif berorganisasi dan bertemu banyak orang untuk menawarkan Arisan Mapan ini. Bonusnya, saya jadi punya penghasilan tambahan yang bisa digunakan untuk membiayai keperluan sehari-hari.

Maraknya Penipuan Berkedok Arisan, Sempat 5 kali Menolak Arisan Mapan

lepas dari jeratan kredit
Ani Nur, Ketua Arisan Mapan Desa Buduan, Kec Subah, Situbondo

Dulu di desa saya banyak penipuan yang berkedok arisan, korbannya adalah teman-teman saya sendiri. Sejak saat itu, saya sangat antipati dengan sales yang datang ke rumah menawarkan barang kreditan atau arisan barang.”

Karena ketakutan tersebut Ani Nur, Ketua Arisan Mapan asal Desa Buduan, Kecamatan Subah, Situbondo ini pernah menolak kedatangan tim Arisan Mapan hingga lima kali. Ani masih belum yakin dan sangat takut ditipu. Setelah Ani Nur melihat katalog Mapan dengan lebih detail, akhirnya sedikit demi sedikit rasa percaya Ani terhadap Arisan Mapan timbul. Ani Nur mulai merasa yakin kalau Arisan Mapan ini bukan tipuan. Dia pun memutuskan untuk bergabung menjadi Ketua Arisan Mapan dan mulai menawarkan produk-produk di katalog ke ibu-ibu di sekitar rumahnya.

Kemudian, sedikit demi sedikit kepercayaan ibu-ibu di lingkungan rumahnya pun kembali karena sudah merasakan sendiri manfaat bergabung di Arisan Mapan. Saat ini Ani Nur sudah memiliki tujuh kelompok Arisan Mapan dan satu kelompok Mapan Lebaran. Ani merasa sangat terbantu dengan hadirnya beragam produk yang ada di katalog Arisan Mapan karena dia juga dapat membantu lingkungan di sekitarnya untuk mendapatkan barang yang diimpikan tanpa perlu takut ditipu lagi.

Jika Sahabat Mapan juga ingin membantu orang-orang di sekitarmu agar terlepas dari jeratan kredit yang harga setorannya bisa berkali-kali lipat dari harga barang yang sebenarnya, yuk daftar Arisan Mapan di www.mapan.id sekarang!

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY