Pak Tito: Tim Antar Mapan yang Paling Ditunggu Ketua Arisan Subang

Pak Tito: Tim Antar Mapan yang Paling Ditunggu Ketua Arisan Subang

4979
0
SHARE

Halo Sahabat Mapan! Kali ini saya ingin berbagi cerita inspiratif dari salah seorang Tim Antar Mapan asal Sumedang yang meski baru bergabung di Arisan Mapan, tapi selalu bekerja dengan sepenuh hati dalam membantu orang di sekitarnya mencapai hidup mapan.

Mengenal Pak Tito, Tim Antar Mapan asal Sumedang
antar mapan
Pak Tito, Tim Antar Mapan asal Sumedang yang sedang bersiap mengantar barang pemenang arisan.

Namanya Tito Andriansyah Anwar, dia baru 3 bulan bergabung dengan Tim Antar Mapan di Sumedang. Saya mengenal sosok beliau dari acara KopDar Ketua Arisan Mapan di Subang beberapa waktu lalu. Sebagian besar ibu-ibu Ketua Arisan yang hadir sangat puas dan senang dengan kinerja Pak Tito sebagai Tim Antar Mapan.

Awalnya alasan saya bergabung dengan RUMA karena ingin mencoba hal baru. Setelah 3 bulan jalan, ternyata kerja di sini beda banget sama di tempat lain. Kalo di RUMA saya bisa langsung berinteraksi dengan anggota dan Ketua Arisan. Saya jadi berasa punya keluarga baru, bisa tau wilayah-wilayah baru, dan tau berbagai karakter orang juga.

Tahukah Sahabat Mapan, jarak tempuh terjauh yang dilalui Pak Tito adalah lebih dari 160 KM setiap harinya. Berangkat pagi dari Sumedang, Pak Tito baru bisa pulang tengah malam karena harus mengantar dulu sampai ke daerah perbatasan Cikampek dan Pusaka Jaya atau perbatasan Indramayu. Luar biasa yaa!

Berkat usaha dan kerja kerasnya yang sepenuh hati untuk membantu anggota Arisan Mapan agar bisa mendapat barang impian mereka, Pak Tito menjadi salah satu sosok yang paling ditunggu ibu-ibu Ketua Arisan yang ada di Subang. Sebut saja Bu Euis, salah satu Ketua Arisan asal Subang yang beberapa waktu lalu sempat mengikuti acara #KopDarKASubang, merasa puas dengan cara Pak Tito bekerja.

Sebenarnya tidak hanya saya saja yang puas, tapi hampir semua Ketua Arisan yang ada di daerah saya merasakan hal yang sama. Kenapa? Karena selama ini Pak Tito selalu menjadi pengantar yang baik. Kalau ada masalah dalam pengiriman, dia bisa menangani dengan baik walaupun kita ngotot, tapi Pak Tito selalu bersabar dan mendengarkan penjelasan kita. Dia juga selalu bisa mengambil solusi tepat jika ada masalah dan tidak bertele-tele.”

Pak Tito juga pernah membantu Ketua Arisan membayar setoran arisannya agar tidak gagal pengiriman barangnya. Pak Tito merasa bersyukur jika ternyata banyak Ketua Arisan yang merasa terbantu.

Alhamdulillah kalo banyak yang merasa terbantu. Memang benar saya pernah bantu Ketua Arisan, tapi ya saat itu memang kebetulan rumahnya cukup jauh dan jumlah setorannya pun tidak terlalu besar. Jadi untuk memudahkan, beliau saya bantu dulu. Intinya kan kepercayaan yaa, kalo niat kita baik insya Allah ke sananya juga baik. Mereka juga pasti akan mengembalikan lagi kalo udah ada uangnya.”

Pengalaman Menantang Ketika Mengantar Barang

Mengantar barang arisan ke rumah anggota dengan jarak tempuh lebih dari 150an kilometer, pasti banyak tantangannya. Salah satu yang pernah dialami Pak Tito adalah ketika cuaca sedang hujan deras dan jalanan sedang diperbaiki, mobil yang dikendarai oleh Pak Tito hampir terguling karena medan yang dilalui saat itu jukup sulit juga. “Untungnya ada banyak warga yang menolong saat itu,” kenangnya.

Intinya sih kalo saya mah, kalau ada masalah apa-apa sebisa mungkin ya pasti saya bantu. Kalau ada keluhan tentang masalah barang atau dijalanan ada masalah, saya akan bantu sesuai dengan kemampuan saya. Walaupun hanya bisa bantu menjelaskan dan memberi solusi yang saya bisa saja, karena kapasitas saya nggak bisa lebih dari itu.

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY