Yuk, Cari Tau Cara Mengenalkan Uang Pada Anak!

Yuk, Cari Tau Cara Mengenalkan Uang Pada Anak!

4067
2
SHARE
mengenalkan uang pada anak

Kapan sih waktu yang tepat buat mengenalkan uang pada anak? Pertanyaan seperti ini cukup sering ditanyakan oleh para orangtua. Mereka ingin anaknya memiliki pemahaman yang baik tentang uang demi masa depannya.

Mengenalkan uang pada anak sebenarnya bisa dimulai saat si kecil mulai menunjukkan ketertarikan pada uang atau transaksi dengan menggunakan uang. Namun terkadang, ada beberapa kebiasaan orangtua, seperti sering mengajak si kecil berbelanja hanya untuk menyenangkannya saja, yang justru merusak pemahaman si kecil tentang konsep uang.

Hati-hati lho Sahabat Mapan, anak-anak di usia belia itu memiliki kemampuan belajar seperti spons kering yang mampu menyerap banyak hal. Hal ini tentu bisa menjadi bumerang buat kamu kalau si kecil tidak diberikan pemahaman yang tepat mengenai keuangan.

Anak perlu belajar tentang prinsip keuangan, agar perilaku keuangan mereka lebih tertata dan saat dewasa pun jadi lebih mudah untuk mencapai tujuan keuangannya. Orangtua jempolan adalah mereka yang mengajarkan kebiasaan baik sehari-hari dan mempersiapkan anaknya agar cerdas secara finansial.

Berikut adalah beberapa cara mengenalkan uang pada anak berdasarkan usianya.

Usia 2-3 tahun
Meskipun anak belum bisa menghitung dan membedakan nilai mata uang, kamu bisa mengajak si kecil untuk bermain pura-puraan. Si kecil bisa berpura-pura berjualan makanan, lalu kamu membeli jualannya dengan menggunakan uang. Melalui aktivitas ini anak tak hanya belajar jenis-jenis uang saja (uang kertas dan koin), tapi juga cara memperoleh uang. Tak hanya dari pemberian orang lain, tetapi juga melalui usaha.

Usia 4-5 tahun
Di usia ini, kamu bisa mengajak si kecil untuk belajar mengenal uang melalui warna-warnanya. Berikan beberapa jenis uang dan minta si kecil untuk mengelompokkan sesuai warnanya. Jelaskan uang warna biru pecahan berapa, warna ungu pecahan berapa, dan seterusnya. Untuk uang koin, minta si kecil mengelompokkan sesuai ukuran dengan cara menumpuk uang koin tersebut.

Usia 6-7 tahun
Memasuki usia sekolah, biasanya si kecil sudah bisa menghitung dengan bilangan besar lho Sahabat Mapan. Ajak si kecil untuk melakukan aktivitas jual beli. Beri dia kesempatan untuk mebayar belanjaan dan menerima kembaliannya. Ajarkan mereka cara menghitung uang kembalian.

Setelah mengenal uang, si kecil akan semakin mengerti kegunaan uang. Pada saat inilah kamu juga harus mengajari si kecil untuk belajar menahan keinginannya untuk langsung membeli sesuatu lewat konsep menabung.

Berikan anak tempat untuk menyimpan uang dengan bentuk atau gambar tokoh kartun favoritnya. Minta si kecil untuk untuk menyisihkan sebagian uang yang ia terima untuk ditabung dan disedekahkan ke orang-orang yang membutuhkan.

2 COMMENTS

  1. saya pikir*setelah saya praktekan sendiri* mengajarkan anak cerdas secara finansial tidak cukup dgn mengenalkan bentuk uang dan nominasinya, praktek langsung! saya pernah nonton variety show korea-mengajarkan anaknya bertransaksi langsung di toko*sementara orangtua hanya mengawasi*saya mempraktekan pada putera pertama saya (5th) memberikan sejumlah uang, dan ngetes dia untuk belanja, dengan uang yang saya beri dan menyebutkan apa yang harus dia beli. saya menunggu di luar toko, tidak ikut masuk. kalau dia kesulitan paling ga dia tau ada saya di luar. jarak sekitar 50 m, saya tunggu anak saya keluar toko. Dan berhasil, dia beli apa yang saya pesankan, dia jujur dengan uang kembaliannya, pelajaran tambahan, dia bs mengerti kenapa uangnya berkurang ketika belanja. lalu ketika kami pergi bersama dan menunjukan jumlah uang yang tidak cukup dengan harga barang yang dia mau, dia bisa mengerti dan belajar menghitung nominal yang tertera di rak, jadi untuk membeli barang yang dia suka berarti dia harus menabung, tunggu jumlah uangnya cukup.

LEAVE A REPLY